You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Giliran Pintu Air Depok dan Karet Siaga 3
photo Doc - Beritajakarta.id

Pintu Air Depok dan Karet Siaga 3

Kenaikan tinggi muka air di Bendung Katulampa, Bogor Jawa Barat pada pukul 16.00 sore tadi langsung diikuti kenaikan tinggi muka air di dua pintu air lainnya. 

Pintu Air Depok dan Karet saat ini juga masuk siaga 3

Dua pintu air yang ikut mengalami kenaikan dan memasuki status siaga 3 tersebut yakni Pintu Air Depok dan Pintu Air Karet. 

"Pintu Air Depok dan Karet saat ini juga masuk siaga 3," kata Muctiyanto, Petugas Piket Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Senin (8/2).

Katulampa Siaga 3, Waspada Banjir Kiriman

Ia menjelaskan, setelah kenaikan Bendung Katulampa, dua pintu air tersebut mengalami kenaikan. Tinggi muka air di Pintu Air Depok naik pada pukul 19.00 dengan ketinggian 200 sentimeter.

"Kenaikan terjadi mulai pukul 17.00. Semula tinggi muka air hanya 110 sentimeter. Selama enam jam, air akan sampai di Pintu Air Manggarai," ungkapnya.

Wilayah yang kemungkinan terkena dampak dari kenaikan pintu air itu di antaranya Rawajati, Kalibata, Pejaten Timur, Pengadegan, Cawang, Kebon Baru, Bukit Duri, Bidara Cina dan Kampung Melayu.

Muctiyanto melanjutkan, di Pintu Air Karet, ketinggian air pada pukul 19.00 mencapai 460 sentimeter. Wilayah yang perlu diantisipasi dari kenaikan muka air itu yakni kawasan di Daerah Aliran Sungai (DAS). Antara lain, Jati Pinggir, Bendungan Hilir, Jati Pulo, Tomang, Petamburan dan Rawa Kepa.

"Saat ini cuaca di dua pintu air tersebut gerimis. Sebagian wilayah Jakarta juga masih diguyur hujan sampai sekarang," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1189 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1174 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye960 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye944 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye853 personBudhi Firmansyah Surapati